173.329 Guru Honorer Lolos Seleksi PPPK Tahap Pertama

Sebanyak 173.329 orang guru honorer dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi I Guru ASN PPPK 2021. Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) mengumumkan kelulusan para guru honorer pada hari ini. "Di ronde pertama saja dari 322.665 yang dilamar, 173.329 formasi telah terpenuhi. Artinya 53,7 persen dari formasi tersebut dipenuhi dan guru honorer akan segera diangkat menjadi guru PPPK," ujar Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam konferensi pers virtual, Jumat (8/10/2021).

Formasi yang terbuka pada tahun ini adalah sebanyak 506.252. Meski begitu, hanya 322.665 guru yang melamar. Untuk hasil lengkap seleksi dapat diakses melalui laman gurupppk.kemdikbud.go.id.hasil_tahap_1.

Hasil pengumuman dapat dicek pukul 12.00 WIB. Sebelumnya, Nadiem sempat memberi tahu hanya sekitar 100 ribu orang yang lolos seleksi pada tahap pertama ini. Namun jumlah itu bertambah hingga hampir menyentuk 200 ribu setelah pemerintah memberikan afirmasi tambahan.

"Kami dan Panselnas memutuskan untuk memberikan afirmasi tambahan bagi guru dengan usia diatas 50 tahun kita memutuskan 100 persen jumlah nilai tambahan dari kompetensi teknisnya. Dan juga untuk di atas 50 tahun kita memberikan tambahan 10 persen tambahan nilai dari aspek manajerial, sosio kultural," tutur Nadiem. Afirmasi tambahan selanjutnya ialah, semua peserta seleksi mendapatkan tambahan nilai sebesar 10 persen dari kompetensi teknis. Pertimbangan afirmasi tambahan ini sempat pengumuman sempat tertunda yang sedianya diumumkan 24 September 2021.

Menurut Nadiem, guru honorer yang telah lolos patut mendapat apresiasi. Pasalnya, mereka sudah berjuang luar biasa. Mantan CEO Gojek ini mengatakan jumlah guru honorer yang akan lolos menjadi PPPK masih bisa bertambah. Sebab akan ada seleksi tahap ke dua dan ketiga.

"Bagi yang belum lolos passing grade jangan khawatir, masih ada ronde kedua dan ketiga di tahun ini. Tapi kalau butuh waktu untuk belajar lagi masih ada tahun depan," pungkas Nadiem.

Leave a Reply

Your email address will not be published.